Filosofi Mie Instan Dari Rachel, Juara 1 Mapel Biologi OSN GYA

Mencari pengalaman dan mengukur kemampuan adalah salah satu manfaat yang didapatkan jika mengikuti Olimpiade Sains Nasional Global Youth Action (OSN GYA). Hal itu juga yang mendorong Rachel Febri Anggarani mengikuti kompetisi ini. Selain itu, pelajar kelas X SMAN 1 Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah ini ingin mengasah dan mengukur kemampuannya di bidang Biologi. Siapa sangka, dia meraih juara 1 meskipun ini adalah kali pertama ia mengikuti kompetisi nasional.

“Alasan saya mengikuti OSN GYA yang pertama adalah mencari pengalaman lomba tingkat nasional, selain itu saya bisa mengasah dan mengukur kemampuan saya dalam bidang biologi.”

“Saya memilih mapel biologi karena saya berminat dalam mapel ini dan merasa bahwa  biologi lebih mudah dari pada mapel yang lainnya.” kata Rachel saat ditanya kenapa ia memilih mapel Biologi.

Belajar 1 – 1,5 Jam Sehari

Setiap hari, Rachel mengalokasikan 1-1,5 jam waktunya untuk belajar dan mempersiapkan diri menghadapi peserta-peserta lain di OSN GYA. Ia yakin bahwa belajar konsisten dan efektif adalah cara yang tepat agar memenangkan kompetisi tersebut. Ia juga selalu mencatat materi-materi yang akan keluar dalam OSN GYA.

“Cara saya belajar yaitu belajar dengan efektif dan konsisten jadi sebelum melaksanakan OSN setiap hari saya selalu menyempatkan belajar biologi walaupun hanya 1-1½ jam, selain itu saya juga mencatat materi materi yang menurut saya penting.”

Menurut Rachel, tips yang tak kalah penting adalah berserah diri kepada Tuhan, dan selalu mengandalkan Tuhan disetiap situasi dan keadaan.

“Tips and trik mengikuti OSN menurut ku yang pertama berserah sama Tuhan, minta bimbingan Tuhan supaya semuanya dimudahkan intinya selalu mengandalkan Tuhan disetiap situasi dan keadaan dan penting juga buat  persiapin semuanya dari jauh jauh hari karena soal OSN ga segampang membalikan telapak tangan.”

Hidup Bukan Mie Instan

Ia belajar dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri untuk mengikuti OSN GYA karena ia tahu bahwa tidak ada yang instan di dunia ini, semua butuh proses. Karena itu, ia berpesan untuk tidak menyerah jika kamu gagal.

“Hidup bukan kaya mie instan yang bikin langsung dapet hasil, semua butuh proses. So, jangan pantang menyerah kalau gagal ya coba lagi. Lebih baik mencoba tapi gagal daripada nggak coba sama sekali.” pesannya.

Baca Artikel OSN Lainnya :
Fahmi: Kunci Menjadi Juara Adalah Konsisten
Adinda: Juara 1 Astronomi OSN GYA
Tips Juara Ala Ghina, Pemenang OSN GYA Mapel Sejarah.
Abdilbar, Juara 1 Fisika OSN GYA yang Tidak Pernah Takut Gagal.
Bongkar Cara Belajar Rifqi, Juara 1 Ekonomi OSN GYA
Filosofi Mie Instan Dari Rachel, Juara 1 Mapel Biologi OSN GYA
Menjadi Juara 2 OSN GYA #1, Begini Cara Puji Belajar.

Daftar OSN Global Youth Action

Leave a Comment

Your email address will not be published.